Featured Slider

Psikologi Pengantin


Lelaki menikah beharap pasangannya tak pernah berubah. Perempuan menikah, berharappasangannya tak pernah berubah. Sayangnya kedua belah pihak pasti kecewa.
(Albert Einstein)

Kalimat menarik ini merupakan salah satu pengantar menarik dari buku apik yang berjudul “Psikologi Pengantin” karya Sinta Yudisia.
Tidak dipungkiri bahwa bagi kita yang tengah sibuk mencari tambatan hati dunia akhirat, kegalauan tentu saja melanda tatkala dihadapkan dengan berbagai pilihan. Khususnya pemilihan tentang pasangan hidup. Nah, untuk mencari dan memilih tentu saja tidak mudah, bukan? Lantas seperti apakah sesungguhnya figur pendamping yang perlu dan layak untuk dicari?
Jawabannya beragam, pasti nih ada yang jawab tampan, tinggi, gagah, atletis, cantik, tajir, soleh dan lain sebagainya.

Apakah gambaran di atas masuk ke list kalian?

dan

Apakah salah? Tentu saja tidak. Karena sangat penting kiranya untuk  kita memiliki kriteria dalam  memilih pasangan hidup.

Ingat Kebaya Pesta, Ingat Tokopedia Aja


Satu tahun ini menjadi waktu yang cukup sibuk bagiku. Mengapa? Hal ini lantaran, aku tengah mempersiapkan pesta pernikahan adikku yang kedua. Rencananya, pesta pernikahan ini akan diselenggarakan pada awal september tahun ini. Sebagai anak tertua, sudah kewajiban untuk membantu adik dan oran tuaku dalam mempersiapkan acara pernikahan ini. Berbagai persiapan tentu saja sudah mulai dilakukan. Rangkaian kegiatan sudah dirancang, mulai dari acara midodareni yang merupakan acara silaturahmi antar keluarga besar, akad nikah hingga acara resepsi. Acara midodareni akan diselenggarakan pada malam sebelum akad nikah dilangsungkan. Untuk acara akad nikah dan resepsi, akan diselenggarakan keesokan harinya. Menyelenggarakan pesta pernikahan tentu saja membutuhkan pemikiran yang besar. Tujuannya, agar semua berjalan dengan baik sehingga dapat meminimalisir kesalahan ketika menjamu para tamu yang hadir. Terlebih saat ini, koordinasi dilakukan jarak jauh. Dimana saat ini, aku berdomisili di Kota Bengkulu. Sedangkan adikku menetap di Solo. Kecanggihan teknologi benar-benar membantu untuk mengatasi hal tersebut. Tak jarang aku bertanya padanya mengenai persiapan. Pun begitu dengannya. Kami saling memberikan masukan serta saran demi kebaikan. Hingga saat ini, beberapa kegiatan yang tengah dilakukan diantaranya : mempersiapkan gedung dan juga tenda untuk pernikahan, menghubungi pihak catering makanan yang akan digunakan,tata rias pengantin, pakaian pengantin dan keluarga besar serta berbagai hal lainnya yang sulit dijelaskan satu persatu.

Bingkai Iman Bercermin Taqwa

 
pixabay.com


Darinya…..
Segaris senyum merekah
Membawa persahabatan dan ukhuwah
Segurat garis dalam rona wajah
Membawa keteduhan yang menelikung jiwa
Sebait kalimat dari bibir yang berucap
Membawa selaksa kebenaran
Syair yang bersenandung
Senantiasa melafazd firman Tuhan
Merangkai iman dalam ketaqwaan        
Membentengi diri dari maksiat dan kekufuran
Menjelmakan semua dalam pribadi solelah   
Yang lebih indah dari permata dunia
Dengan segenap jiwa raga
Berlomba menjadi bidadari penghuni syurga
Dengan peluh yang menetes sebagai pahala
Dengan keletihan yang berbuah nikmat membantu sesama
Tak ada yang sia-sia…
Menjadi Muslimah Solehah
Yang berbingkai Iman dan bercermin taqwa

Puisi adalah....

Pixabay.com
Puisi adalah....
Upaya untuk mencintai warisan Leluhur 
Cara kita untuk melestarikan budaya lokal
Dengannya mampu membuat kita memperhalus budi dan akhlak
Serta merayu kekasih hati
karya yang membuat penulisnya mampu menjadi terkenal
Hingga tulisan yang multitafsir dan dimaknai secara universal


Puisi itu....
Langkah kita dalam mengungkapkan perasaan lewat tulisan
Dari apa yang dilihat, didengar, dirasakan dan yang menjadi khayalanCerita 
yang didalamnya dapat menyangkut saudara, cinta, tentang dosa-dosa, keagungan Tuhan serta mimpi-mimpi bahkan nasionalisme
 
Pixabay.com

Dan masih banyak sederet definisi mengenai puisi yang dapat kita tulis disini.
Namun pada intinya, ketika menulis puisi hal yang dibangun ialah komunikasi antar penulis dan pembacara
Kita perlu menemukan gaya puisi sesuai dengan tokoh yang ada pada puisi itu sendiri
Penulis bukan guru dan jangan mendikte pembacaSebaiknya tidak menyembunyikan maksud
Tidak terlampau akrobatik kata-kata
Diantara gelap dan terang maknanya

Saripati dari sang narasumber Pak Jayuis
 #salam literasi 
#pangkalansastra

Baby Booties Batik Yang Bisa Mendunia





117 Million women and girls are “missing” (dead)
From the world population. They Perish due to social causes
(United Nation Population Fund, 2011)


Dari data UNP Tahun 2011 diatas, kita akhirnya tahu bahwa kasus yang melibatkan perempuan masih menjadi salah satu masalah utama yang perlu ditangani saat ini. Sebagai salah satu bukti adanya upaya empati mengenai hal itu, maka Gendercide Awareness yang digawangi oleh Beverly Hills dan kawan-kawan melakukan pameran baby booties yang dibuat oleh perempuan-perempuan di berbagai belahan dunia.Tajuk yang diangkat ialah Each Pairs Represents 10.000 missing women. Gendercide Awareness sendiri merupakan salah satu organisasi nirlaba yang ikut menggalang dana untuk membantu serta memberdayakan perempuan di berbagai kawasan di dunia.

Bila melihat laman dari Gendercide Awareness, kalian akan disuguhkan sebuah video yang menampilkan pameran baby booties yang disusun secara rapi secara vertikal. Akan tampak disana, sebuah baby booties batik yang tak lain adalah batik Indonesia. Bermula dari sebuah ketidaksengajaanku menulis sebuah essay dalam rangka  "Words of Women International Herstory Project and  Essay Contest", sebuah surel dari panitia-kupanggil ia Chris- mengirimi sebuah ucapan terimakasih atas partisipasiku dalam mengikuti kegiatan yang ia selenggarakan bersama rekan-rekannya. Hingga di paragraf akhir, ia berniat untuk mengenalkanku pada seorang rekannya yang berkecimpung menangani permasalahan perempuan.